Apakah Memburu Harta itu Buruk?

Spread the love

Apakah Mengejar Harta dan bekerja keras mencari Uang itu sesuatu hal yang buruk?Merendahkan derajat sebagai manusia?

Pertanyaan diatas tentunya banyak yang memikirkanya, jawabanya bisa jadi ada yang membenarkan bisa jadi adapula yang menyalahkan. Ada dua sudut ekstrim mungkin, satu sisi menganggap mengejar harta adalah sebuah keburukan sehingga berusaha sekuat mungkin menghindari kekayaan karena kekayaan akan membuat seorang baik menjadi jahad, seorang taat menjadi ahli maksiyat. Satu sisi lagi, ada yang lupa waktu,lupa segala karena mengejar Harta bahkan sampai lupa tujuan utama hidup di dunia.

Konsep Islam mengenai Harta dan Kekayaan.

Mindset penting ini harus mendasari dalam aktifitas berbisnis bagi seorang pengusaha muslim yang ingin sukses dunia akhirat. sebuah pertanyaan yang harus dijawab, Apakah menjadi Kaya raya itu dilarang dalam Islam?

Ada banyak sekali yang bisa kita ambil contoh dari generasi terbaik para shahabat Nabi terkait ini. Abdurrahman bin Auf, Utsman bin affan dan lainya. Mereka Rodhiallahuanhu orang kaya raya yang di jamin masuk syurga. Lantas, apakah kekayaan ada batasnya? Islam tak membatasi seberapa kaya kita, berapapun harta yang kita kumpulkan. akan tetapai Islam mengaturnya. Seberapapun Kaya rayanya kita asal memenuhi 3 Hal ini, :

  1. Memperolehnya dari jalan yang di Halalkan Syariat. berpindahnya harta ke tangan kita hanya dengan cara cara yang di bolehkan oleh Allah . Bekerja, Waris, dsb
  2. Mengembangkanya dengan cara yang dibenarkan, Syirkah Syari’e, Berdagang, Industri dsb
  3. Membelanjakanya dijalan yang benar, tidak boleh dibelikan Barang barang Haram, Menghindari perilaku Tabdzir, Berfoya foya dsb.

Jadi 3 hal diataslah yang membedakan Perilaku seorang Muslim dengan Seorang Kapitalis yang dikepalanya Uang Uang Uang (Ro’sun Maaliyah) tanpa mengindahkan ke Halalan dan Kebarokahan hartanya.

Persepsi salah mengenai harta ini akan menyingkirkan kaum muslimin dalam percaturan Ekonomi, sehingga Harta dikuasai oleh orang orang yang Serakah sehingga tidak menjadikan manfaat.

Seharusnya, Semakin seorang Kaya dan diamanahi harta oleh Allah, menjadikan pribadi yang paling bermanfaat bagi orang lain. “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain”. Menjadi jalan kebaikan untuk Ummat dan kemajuan Dakwah Syiar Islam.

Jadi Perlu ditegaskan sekali lagi, bahwa Harta itu bukan tujuan, akan tetapi Wasilah untuk memperbanyak bekal kita diakhirat. Dan kita dikarunia waktu, juga buan hanya untuk mengejar harta, masih banyak kewajiban yang harus kita kerjakan, Keluarga, dakwah, Silaturahmi tetap harus dijaga.

Kita tidak akan dihisab seberapa banyak angka harta yang kita dapatkan, tapi bagaimana kita memperolehnya, Bagaimana kita Memperbanyaknya, dan untuk apa Harta kita belanjakan

Jadi Apakah Mengejar Harta itu salah?

Tulisan berikutnya, Akan kita kupas lagi tentang Mindset Harta ini … Tujuan Amal perbuatan

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *